Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Memperbaiki Pompa Air Galon

Pompa1


Pompa air galon cukup banyak dipasaran dengan beragam model dan bentuk, kali ini saya berbagi tips bagaimana mengakali pompa air galon sejenis yang mengalami kerusakan. Jenis pompa air galon yang saya maksud adalah seperti pada gambar diatas.

Murah Meriah

Pompa air galon jenis ini murah harganya sehingga cukup laku keras, selain bentuknya menarik juga memang sangat banyak masyarakat yang membutuhkan. Apalagi kalau anak kos ya, maka tentu saja alat ini sangat menarik untuk dimiliki.

Pompa ini dibekali baterai tipe 18650 didalamnya sebagai sumber daya penggerak dinamo, disertai sirkuit charger sekaligus kontrol switch. Ketika tombol ditekan sekali maka dinamo pompa akan bekerja, dan jika ditekan sekali lagi dinamo pompa akan berhenti.

Mudah Rusak

Namun sayangnya banyak informasi yang saya dapat, pompa ini mudah rusak. Kebetulan saya pernah beli beberapa bersama keluarga yang lain. Sebagian malah saya jual di online shop milik saya.

Pengalaman yang saya temukan beberapa ada yang masih bagus hingga kini, tapi beberapa juga ada yang sudah bermasalah. Namanya juga barang murah ya, bahkan dari beberapa pompa yang saya datangkan ada yang baterainya sudah mati dan tidak bisa di isi ulang.

Hasil pengamatan saya memang sepertinya kualitas baterai yang digunakan mutunya rendah. Karena baterai tipe 18650 yang kualitasnya bagus bisa mengalahkan harga pompanya.

Dari segi dinamonya sendiri saya lihat kualitasnya cukup baik, mirip-mirip dinamo pompa pada pompa aquarium maupun pompa alat ukur tensi meter digital.

Mudah di Modifikasi

Dari beberapa kasus yang saya dapati, kerusakan biasanya terjadi karena baterai yang sudah drop atau rusak atau sirkuit charger yang rusak. Sementar dinamo pompanya sangat jarang rusak, oleh karena itu saya akan memberikan tips cara memperbaiki pompa air galon jenis ini.

Pastikan dahulu dinamo pompa nya masih bagus dengan cara memberikan tegangan langsung pada kutub pompa menggunakan baterai 18650 yang masih bagus, jika dinamo berputar berarti dinamo dalam keadaan baik.

Jika kamu punya alat ukur multitester untuk mengukur baterai yang lama, maka kamu bisa ukur juga baterainya. Baterai 18650 memiliki tegangan 3,7 Volt dan terukur hingga 4,2 volt dalam keadaan penuh.

Sebelum melakukan modifikasi, bisa saja kamu coba dulu mengganti baterai lama dengan baterai baru. Kalau sirkuit charger masih normal maka baterai akan bisa di isi ulang dengan baik, tapi jika setelah baterai habis, pengisian ulang baterai tidak terjadi, bisa dipastikan sirkuit sudah rusak.

Kalau chargernya memang bermasalah, maka kita akan buang saja sirkuitnya dan gunakan switch pengganti untuk mengoperasikan dinamo secara langsung.

Berikut Alat dan Bahan yang perlu disiapkan :

  1. Solder dan Timah
  2. Alat penyedot timah (Jika ada)
  3. Baterai 18650 pengganti
  4. Kabel secukupnya
  5. Baterai holder 18650
  6. Switch on/off kecil
  7. Double tape (isolasi dobel)
Alatbahan

Dengan bermodalkan dinamonya yang masih baik, kita akan membuang sirkuit charger. Jadi nanti komponen utamanya adalah dinamo, baterai dan switch on/off saja.
Pompa1
Dinamo pompa

Pompa2


Karena sebenarnya dinamo pompa ini bisa di hubungkan langsung dengan baterai tipe 18650 dan diberikan switch on/off untuk mengoperasikannya.

Yang perlu diperhatikan jangan sampai terbalik penyambungan kutub postif dan negatifnya baterai, dan jangan lupa cek putaran dinamo jangan sampai yang hasrusnya menyedot menjadi meniup karena salah pasang kutub.

Dari modifikasi ini, pompa saya bisa beroperasi normal kembali dan sudah beberapa minggu tidak ada masalah kecuali kehabisan baterai. Kita bisa mengganti baterai yang lemah dengan yang baru dan mengisi ulang baterai dengan charger tunggal yang banyak dijual.

Posting Komentar untuk "Cara Memperbaiki Pompa Air Galon"

Berlangganan via Email