Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Raspberry Pi Untuk Pemula

Raspberry Pi
Raspberry Pi


Setelah postingan lalu, sudah saya perkenalkan tentang SBC Single Board Computer. Sekarang saya akan bahas khusus soal Raspberry Pi, SBC yang satu ini cukup banyak penggunanya di Indonesia.

Selain sebagai catatan pribadi, siapa tau ada yang baru memulai bermain-main dengan Raspberi Pi, bisa terbantu dengan bahasan berikut ini.

Saya beli paket lengkap Raspberry Pi 3 model b seharga Rp.715.000 di Bukalapak, didalam paketnya mendapatkan 1 unit Raspberry Pi 3b, Memori micro SD 8 GB, Power adapter 2.1A, Casing Mika, heatsink dan kabel HDMI.

Raspi3
Paket siap pakai Raspberry Pi3b

Spesifikasi Raspberri Pi 3b

  • Prosesor : Broadcom BCM2837 64-bit Quad Core 1,2 GHz.
  • RAM : 1 GB.
  • BCM43438 WiFi & Bluetooth Low Energy.
  • GPIO : 40 pin.
  • 4x USB 2.0 port.
  • Ethernet 10/100 Mbps.
  • 4 pole port output stereo dan video komposit.
  • HDMI port (full size).
  • Port CSI camera untuk terhubung ke RPi camera.
  • Port DSI display untuk terhubung ke layar sentuh RPi.
Sayang video unboxingnya hilang jadi nggak bisa ditayangkan. Oke pada awalnya bermain dengan perangkat ini, masalah saya yang pertama di hadapi adalah, bagaimana cara instalasi sistem operasi ke SBC raspberry ini.

Nah, kenapa perlu saya catat karena instalasi sistem operasi Raspbian berbasis linux Debian nya agak tricky, karena kalau lupa pas mau instalasi ulang bisa dibaca-baca lagi caranya.

Persiapan Instalasi

Adapun bahan-bahan yang perlu disiapkan untuk instalasi dan pengelolaan sistem operasi ke SBC raspberry pi ini adalah:

  1. Software SD card formatter (free dari ineternet)
  2. Software Win32 Disk Imager (free dari internet)
  3. Image OS Raspberry (Raspbian) download dari www.raspberrypi.org
  4. Memory TF (Transflash minimal 8GB)
  5. Card Reader TF (untuk intalasi os ke memory TF dengan pc atau laptop)
  6. Software MobaXterm (Free dari internet)
  7. VNC Viewer (Free dari internet)
  8. Sistem operasi Raspbian (Download di raspberrypi.org/downloads/)
  9. Kabel UTP Stright 2 Meter (Kabel jaringan LAN, bisa bikin atau beli di toko komputer)
Saat saya beli, dulu sistem operasi raspberrypi berada pada versi raspbian strect. Saat ini raspbian sendiri sudah diubah namanya menjadi Raspberry Pi OS.

Ada 3 versi image yang bisa kamu pilih, versi Lite, versi with desktop dan versi with desktop and recommended software.

Raspberry Pi Versi lite
Sistem operasi raspberry pi dengan sistem paling minimal (text mode), tanpa adanya grafis atau GUI (Graphic User Interface) diperuntukkan untuk fungsi khusus agar tidak banyak makan resource. Kalau kamu belum familiar dengan mode basis text jangan pakai yang ini.

Raspberry Pi Versi With Desktop
Kalau kamu membutuhkan adanya tampilan grafis layaknya Microsoft Windows, kamu bisa pakai yang ini namun hanya dibekali beberapa tambahan aplikasi standar.

Ini cocoknya dipakai untuk proyek-proyek Raspberry pi yang membutuhkan grafis, tapi tidak dengan aplikasi tambahan seperti libre office, multimedia, game dan lain sebagainya.

Raspberry Pi Versi With Desktop and Recommended Software
Yang ini adalah versi dengan tampilan grafis, dan tambahan beberapa aplikasi yang direkomendasikan oleh pihak raspberry foundation. Otomatis file imagenya paling besar dari versi dua sebelumnya.

Ini direkomendasikan buat kamu yang baru mengenal raspberry pi, jadi bisa mengexplorasi aplikasi-aplikasi yang ada pada sistem operasi raspberry pi, atau bagi yang memang ingin menggunakan raspberry sebagai platform desktop komputer murah.

Versi ini sudah ditanamkan Libre office layaknya Microsoft Office, dan aplikasi multimedia serta pemprograman. Tetapi kalau ingin mendapatkan performa yang bagus untuk versi ini, saya sarankan kamu pakai raspberry pi 4 dengan RAM 2 Gb atau 4Gb.

Instalasi Raspbian

1. Install aplikasi SDCARD Formatter dan Win32 Disk Image.
2. Format memori micro SD yang dipasang pada card reader dengan aplikasi SDCard Formatter.
3. Salin/Install image OS ke memory card dengan software Win32 Disk Imager
4. Setelah selesai dengan instalasi buka partisi boot maka akan nampak file-file system pada memori.

Sementara pada partisi lainnya akan muncul notifikasi, bahwa windows tidak mengenali partisi tersebut dan minta untuk di format ulang. Ini wajar karena windows tidak bisa mengenali partisi linux tersebut.

Pada partisi boot ini kita perlu membuat sebuah file kosong bernama “ssh”. Tanpa ada ektensi apapun, agar saat pertama kali raspberry kita nyalakan, fasilitas service ssh (secure shell) bisa aktif dan kita bisa me remote atau mengontrol dari komputer lain.

OS raspberry secara default SSH nya di nonaktifkan, sedangkan pada raspbian jessie kebawah SSH secara default sudah aktif.

5. Langkah instalasi selesai, memori micro SD yang sudah berisi sistem operasi dapat di masukkan ke slot raspberry, dan siap untuk dinyalakan (boot) pertama kalinya.

Mengelola RaspberryPi melalui terminal SSH (Secure Shel)

Setelah raspberry pi memiliki sistem operasi, saatnya kita untuk mengelolanya. Jika raspberry pi dilengkapi dengan LCD layar sentuh atau dihubungkan ke layar TV dengan kabel HDMI tidaklah mengalami kesulitan dalam mengelola.

Namun saya sengaja membuat keadaan agar raspberry bisa dengan mudah dikelola dengan berbagai cara, terutama sistem headless atau dapat diakses dengan laptop, maupun handphone, tanpa kita perlu membeli keyboard, mouse ataupun layar sentuh.

Pengalaman pribadi dengan menggunakan layar sentuh 3,5inch sangat tidak memadai, kecuali minimal yang 7 inch, atau lebih baik menggunakan Hp, dan diakses menggunakan VNC Viewer.

Raspberry pi 3 sudah di persenjatai dengan blouetooth dan WiFi, jadi nanti bisa diakses menggunakan cara wireless.

Ketika raspberry pi pertama kali dinyalakan, ia akan mencari file ssh yang tadi kita buat diatas, jika ketemu maka ia akan menyalakan service ssh. Ini sangat penting karena defaultnya ssh mulai pada versi strecth di nonaktifkan.

Kalau kamu punya layar monitor khusus, keyboard dan mouse untuk raspberry pi mu, maka cara ini tidak perlu kamu lakukan ya.

Setelah itu, raspberry pi langsung mengaktifkan ssh dan menghapus file ssh tadi. Selanjutnya adalah langkah :

1 Pasang kabel UTP stright ke Laptop, dan ujung satunya ke raspberry pi.
2 Nyalakan raspberry pi, dan pastikan lampu port ethernet menyala, tanda kabel UTP bagus.
3 Install MobaXterm, atau bisa gunakan software PuTTY. Tapi saya sarankan dengan MobaXterm kita bisa masuk ke mode grafis nantinya, dan memiliki fitur yang lengkap.

Mengkonfigurasi Laptop agar konek dengan raspberry pi, ada beberapa cara, tetapi ini adalah trik yang paling saya anggap mudah. Pastikan lebih dahulu, semua adapter tidak memiliki alamat IP, kemudian masuk ke konfigurasi adapter network laptop, seperti gambar berikut:

Koneksi

Klik kanan pada adapter WiFi, kemudian pilih properties, pilih tab Sharing kemudian centang pada semua pilihan, terakhir klik OK.

Jika tab sharing tidak muncul, cek pada adapter Ethernet kemudian matikan semua pilihan nya pada tab Sharing maka nanti tab Sharing akan muncul di adapter WiFi.

Setelah itu Klik kanan pada adapter Ethernet, pilih status, klik details, akan nampak hasil seperti gambar berikut, jika hasilnya masih berupa IP 169.x.x.x dengan subnet 255.0.0.0

Cabut salah satu ujung kabel UTP sesaat, kemudian pasang lagi dan cek lagi hingga didapat IP address dengan subnet seperti gambar, yang artinya perangkat raspberry pun mendapat IP address satu segment tetapi nilainya belum diketahui.

Koneksi2

Nampak pada adapter Ethernet mendapat IP address kelas C yaitu 192.168.137.1 dengan subnet 255.255.255.0

Jalankan aplikasi MobaXterm, pilih session, pilih SSH, isikan “raspberrypi.mshome.net” pada bagian Remote host, isikan Specify username dengan “pi”, kemudian klik OK jika nanti ada permintaan password, masukkan “raspberry”.

Koneksi3

Jika sudah benar, MobaXterm akan terkoneksi dengan Raspberry pi seperti gambar berikut, dan selanjutnya kita sudah bisa melakukan berbagai operasi pada raspberry pi, menggunakan perintah perintah linux debian.

Kalau kita ketikkan perintah “ifconfig” maka akan muncul IP address dari raspberry pi kita.

Milik saya muncul IP 192.168.137.102 dengan subnet 255.255.255.0

Raspi4

Jadi penjelasannya, cara diatas adalah salah satu cara memberikan IP addres kepada raspberry pi melalui koneksi sharing.

Dengan demikian ketika raspberry pi kita mencari host untuk mendapatkan alamat IP, ia mendapatkannya dari sharing internet tadi, sehingga setelah ia memiliki alamat IP, kita bisa melakukan koneksi dengannya.

Dengan mobaxterm, kamu bisa mengakses raspberry pi secara text, atau CLI (Command Line Interface) atau grafis sekaligus.

Pada bagian text mobaXterm kamu bisa memberikan perintah "startlxde" untuk memulai interface grafis raspberry pi.
Raspberrypi gui
Tampilan Raspberry via VNC Viewer

Demikian tulisan kali ini untuk mengawali perkenalan kamu dengan SBC Raspberry Pi, ditulisan mendatang akan saya sajikan dengan tema lainnya, berkaitan dengan Raspberry Pi.

Semoga dengan adanya tulisan ini, kamu juga bisa dengan mudah melakukan instalasi Raspberry kamu, kalau ada bagian yang kurang jelas, bisa ditanyakan pada kolom komentar dibawah.

Posting Komentar untuk "Raspberry Pi Untuk Pemula"

Berlangganan via Email