Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menggunakan Windows Server 2019 Data Center Di Laptop

Windows Server
Windows Server

Menjalankan windows server 2019 di laptop

Windows server di komputer biasa atau laptop untuk keperluan sehari-hari apa mungkin ? Ya mungkin saja.

Tapi kali ini saya ingin sedikit berbagi pengalaman, bagaimana jika kita install sistem operasi yang sebenarnya diperuntukkan sebagai server dan menggunakan hardware khusus server juga.

Dulupun saya sudah pernah mencoba menggunakan windows 2000 server pada laptop dan berjalan sama baiknya dibandingkan windows 7 atau windows XP tanpa ada kendala sama sekali.

Namun ketika mencoba mencicipi windows server 2016 saya mengalami kendala dengan driver-driver yang tidak dapat dikenali walaupun sudah menggunakan driver pack yang terbaru.

Harddisk saya punya 2 partisi, untuk sistem c sampai saat ini saya selalu gunakan sebesar 75 Gb saja agar memiliki penyimpanan data di drive d yang lebih lega.

Hasil instalasi mulus, tampilannya ciamik persis windows 10, beda dengan pendahulunya biasanya memiliki tampilan sederhana.

Saya instal di laptop Asus core i3 RAM 6 GB Harddisk 500 Gb, kemudian install driver pakai driverpack 2019 hasilnya semua driver terpasang sempurna termasuk VGA NVIDIA 930M.

Sangat menarik sekali hampir semua sistem service pada windows server secara default pada posisi off sehingga bisa milih service apa saja yang mau digunakan.

Semisal untuk mengaktifkan WLAN dan Audio kita harus mengaktifkan terlebih dahulu servicenya untuk bisa mengaktifkan fungsi ini, bahkan WLAN driver tidak bisa masuk sebelum servicenya di aktifkan.

Untuk masuk ke pengaturan service kamu bisa mengetikkan perintah services.msc pada menu run di menu start windows.

Sistem operasi server ini pun sudah mengadopsi dark mode pada file explorer, jadi bagi yang ingin menggunakan sistem operasi ini sebagai teman Laptop atau PC anda untuk penggunaan sehari hari sebagai pengganti Windows 10 bisa no worry and be happy.

Disisi lain setiap penggunaan awal seperti audio dan beberapa hal lainnya kita harus seting-seting dulu.

Apa bedanya windows 10 biasa dengan windows server

Yang melatar belakangi uji coba ini karena pengalaman dulu windows server lebih ringan dibandingkan dengan jenis windows desktop. Untuk pengguna yang tidak membutuhkan aplikasi tambahan pada windows seperti cortana,windows store dan lainnya dapat mengurangi beban sistem dengan penggunaan sistem operasi ini.

Kamu juga bisa merujuk pada artikel saya sebelumnya tentang Windows 10 LTSC Gesit Untuk Gamer

Secara tampilan Windows 10 dan Windows server 2019 nyaris sama, namun secara sistem windows server memiliki kemampuan-kemapuan yang didesain untuk melayani user-user lain didalam jaringan.

Windows server juga didesain untuk mendukung perangkat keras yang lebih tinggi sebagai contoh windows 10 hanya mendukung penggunaan RAM sampai 2 TB sementara windows server mencapai 24 TB serta mendukung penggunaan prossesor yang tidak terbatas.

Namun untuk diketahui harga dari sistem operasi ini sangat mahal karena memang tujuannya digunakan pada segmen korporasi.

Demikian tulisan kali ini, setelah penggunaan selama 2 hari saya install ulang kembali ke OS kesayangan yaitu Windows 10 LTSC 2019 Enterprise.

Posting Komentar untuk "Menggunakan Windows Server 2019 Data Center Di Laptop"

Berlangganan via Email